Table Of Content
Kota Bandung bersiap menyambut IBL All-Star 2026, menjanjikan hiburan olahraga kelas dunia bagi penggemar basket.

Bandung Tuan Rumah IBL All-Star 2026: Pesta Basket Terbesar Tahun Ini

oleh | Feb 3, 2026 | Olahraga | 0 Komentar

Pendahuluan: Kembalinya Gemuruh Basket ke Tanah Pasundan

Atmosfer bola basket Indonesia kini tengah bersiap menyambut momentum puncaknya. Kota Bandung, yang dikenal sebagai salah satu kiblat olahraga nasional dengan sejarah panjang dan fanatisme yang mengakar, telah resmi didapuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan IBL All-Star 2026.1 Keputusan strategis ini tidak hanya menjadi kabar gembira bagi warga Jawa Barat, tetapi juga menandai babak baru dalam evolusi Indonesian Basketball League (IBL) sebagai liga profesional yang semakin matang dalam mengemas hiburan olahraga (sportainment).

Pemilihan Bandung bukanlah sebuah kebetulan semata. Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah, menegaskan bahwa keputusan ini didasari oleh data historis yang menunjukkan tingginya tingkat partisipasi dan antusiasme penonton di kota tersebut.2 Bandung memiliki basis penggemar (fanbase) yang sangat loyal, terbukti dari rata-rata jumlah penonton yang selalu tinggi di setiap musim reguler. Pada tanggal 11 April 2026, Bandung Arena (sebelumnya dikenal sebagai C-Tra Arena) akan menjadi saksi bisu pertarungan para bintang terbaik liga dalam sebuah kemasan acara yang spektakuler.1

Artikel ini disusun sebagai panduan komprehensif dan mendalam bagi para penggemar basket, wisatawan, dan pemangku kepentingan industri olahraga. Di sini, kita akan mengupas tuntas segala aspek mengenai IBL All-Star 2026, mulai dari analisis performa pemain yang diprediksi akan bersinar, detail transformasi venue, panduan logistik dan akomodasi, hingga dampak ekonomi yang ditimbulkan. Melalui analisis data statistik musim berjalan dan tren industri terkini, laporan ini menyajikan wawasan eksklusif yang melampaui sekadar jadwal pertandingan.

Mengapa Bandung? Analisis Strategis Pemilihan Tuan Rumah

Keputusan IBL untuk menunjuk Bandung sebagai tuan rumah IBL All-Star 2026 didasarkan pada kombinasi faktor infrastruktur, demografi penggemar, dan nilai sejarah. Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar liga untuk mendekatkan diri dengan kantong-kantong massa basket terbesar di Indonesia.

Sejarah Panjang dan Fanatisme Basket Kota Kembang

Bandung memiliki reputasi legendaris dalam peta bola basket nasional. Kota ini telah melahirkan banyak klub legendaris dan pemain bintang yang mewarnai tim nasional dari masa ke masa. Fanatisme ini tercermin dari atmosfer pertandingan yang selalu intens, terutama ketika tim kebanggaan lokal seperti Satria Muda Pertamina Bandung atau Prawira berlaga.3 Data menunjukkan bahwa Bandung secara konsisten menyumbang angka kehadiran penonton yang signifikan, sebuah indikator vital bagi keberhasilan komersial sebuah event All-Star.2

Fanatisme ini bukan hanya soal jumlah, melainkan kualitas interaksi. Penonton di Bandung dikenal kritis, vokal, dan sangat memahami teknis permainan. Hal ini menciptakan tekanan sekaligus motivasi tersendiri bagi para pemain yang berlaga. Bagi IBL, membawa IBL All-Star ke Bandung adalah cara untuk memberikan apresiasi kepada komunitas yang telah menjadi tulang punggung perkembangan basket di daerah tersebut. Selain itu, aura kompetitif yang terbangun di kota ini diharapkan dapat memacu para pemain All-Star untuk menyuguhkan permainan terbaik mereka, bukan sekadar pertunjukan eksibisi yang santai.

Transformasi Infrastruktur: Menilik Kesiapan Bandung Arena

Venue utama, Bandung Arena, yang berlokasi di Jalan Cikutra, telah mengalami serangkaian renovasi dan peningkatan fasilitas untuk menyambut gelaran akbar ini. Sebelumnya dikenal dengan nama C-Tra Arena, gedung ini merupakan salah satu fasilitas olahraga paling ikonik di Jawa Barat.2

Perubahan nama menjadi Bandung Arena bukan sekadar rebranding, melainkan simbol modernisasi. Pemerintah Kota Bandung dan manajemen pengelola gedung telah bekerja sama untuk memastikan bahwa fasilitas ini memenuhi standar internasional yang ditetapkan oleh IBL. Fokus pembenahan meliputi:

  1. Kualitas Lantai (Flooring): Peningkatan kualitas parket untuk meminimalisir risiko cedera pemain dan memaksimalkan pantulan bola.
  2. Sistem Pencahayaan (Lighting): Instalasi lampu standar siaran (broadcast standard) untuk mendukung kualitas tayangan televisi dan streaming digital.
  3. Kenyamanan Penonton: Perbaikan kursi tribun, aksesibilitas toilet, dan alur masuk-keluar penonton untuk keamanan massa.
  4. Fasilitas Pendukung: Ruang ganti pemain yang lebih modern, area media center dengan konektivitas tinggi, dan ruang VIP untuk tamu undangan.

Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah, menyatakan optimisme bahwa venue ini akan memberikan pengalaman menonton yang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ia bahkan mengusulkan agar perhelatan All-Star ini menjadi momentum peresmian wajah baru Bandung Arena pasca-renovasi.2

Peta Persaingan Menuju All-Star: Analisis Musim Reguler 2026

Untuk memahami siapa yang layak tampil di panggung IBL All-Star, kita harus melihat rekam jejak performa tim dan pemain sepanjang musim reguler IBL GoPay 2026 yang sedang bergulir. Dinamika kompetisi tahun ini sangat ketat, dengan beberapa kejutan yang mengubah peta kekuatan tradisional.

Dominasi Dewa United dan Kebangkitan Bogor Hornbills

Hingga pekan keempat musim 2026, Dewa United Banten menunjukkan performa yang sangat dominan. Tim ini berhasil memuncaki klasemen sementara dengan rekor 5 kemenangan dan hanya 1 kekalahan dari 6 pertandingan.4 Konsistensi permainan anak asuh pelatih Pablo Favarel ini menjadikan para pemainnya kandidat kuat untuk mendominasi slot All-Star, baik di kategori lokal maupun pemain asing.

Namun, kejutan terbesar musim ini datang dari Bogor Hornbills. Tim yang pada musim sebelumnya berada di papan bawah, kini menjelma menjadi kekuatan menakutkan dengan mencatatkan rekor start terbaik dalam sejarah klub (5-0 di awal musim).5 Keberhasilan Hornbills menembus papan atas klasemen tidak lepas dari kontribusi masif pemain asing mereka, Stephaun Branch, yang tampil sensasional. Branch bahkan mencatatkan rekor individu dengan mencetak 46 poin dalam satu pertandingan melawan Pacific Caesar Surabaya.6 Fenomena cinderella story seperti yang dialami Hornbills seringkali menjadi narasi menarik yang mendorong penggemar untuk memberikan suara (vote) bagi pemain-pemain mereka di ajang All-Star.

Klasemen Sementara IBL 2026 (Pekan Ke-4)

Berikut adalah tabel klasemen sementara yang menggambarkan posisi tim-tim elit IBL menjelang pertengahan musim:

PeringkatTimMain (G)Menang (W)Kalah (L)Poin
1Dewa United Banten65111
2Hangtuah Jakarta74311
3Pelita Jaya Basketball55010
4Satria Muda Pertamina55010
5Bogor Hornbills55010
6Rajawali Medan73410
7Tangerang Hawks5237
8Kesatria Bengawan Solo6157

Data diolah dari klasemen resmi IBL.4

Dari tabel di atas, terlihat bahwa Pelita Jaya dan Satria Muda Pertamina Bandung masih memegang rekor tak terkalahkan (5-0), namun berada di posisi 3 dan 4 karena jumlah pertandingan yang lebih sedikit dibandingkan Dewa United dan Hangtuah.4 Persaingan ketat di papan atas ini menjamin bahwa pemilihan pemain All-Star akan sangat kompetitif, karena setiap tim memiliki argumen kuat berdasarkan performa kolektif mereka.

Jadwal Krusial Menuju All-Star

Sebelum mencapai puncak acara di bulan April, tim-tim IBL harus melewati serangkaian jadwal padat di bulan Februari yang akan sangat menentukan posisi mereka. Beberapa pertandingan kunci yang patut disimak meliputi:

  • 4 Februari 2026: Satria Muda Pertamina Bandung vs Bogor Hornbills di Bandung Arena.8 Ini adalah ujian sesungguhnya bagi Hornbills untuk membuktikan apakah mereka mampu menandingi raksasa tradisional di kandang lawan.
  • 11 Februari 2026: Kesatria Bengawan Solo vs Dewa United Banten di Sritex Arena Solo.8 Laga ini menjadi kesempatan bagi Dewa United untuk memperkokoh posisi puncak, sementara KBS berjuang keluar dari papan bawah.

Hasil dari pertandingan-pertandingan ini akan sangat mempengaruhi persepsi publik dan media, yang pada akhirnya berdampak pada perolehan suara dalam voting All-Star.

Profil Bintang: Kandidat Kuat IBL All-Star 2026

Inti dari IBL All-Star adalah para pemain. Musim 2026 menyajikan deretan talenta luar biasa yang bersaing dalam kategori statistik individual. Berikut adalah analisis mendalam mengenai para pemain yang diprediksi akan menjadi sorotan utama di Bandung.

Raja Skor: Statistik Pemain Asing (Foreign Stars)

Kategori pemain asing selalu menjadi daya tarik utama karena aksi atletis dan kemampuan mencetak angka yang di atas rata-rata. Berdasarkan data statistik “Leaderboard” IBL, berikut adalah para pencetak poin terbanyak (Top Scorers) yang hampir dipastikan akan mengisi roster All-Star:

Nama PemainTimRata-rata Poin (PPG)Analisis Singkat
Adonnecy Joshua BramahPacific Caesar29.33Mesin poin paling efisien saat ini. Juara bertahan Dunk Contest.9
Nicholas Julian HornsbyHangtuah Jakarta26.57Forward serba bisa yang menjadi tumpuan utama serangan Hangtuah.9
Antonio Kurtis HesterRajawali Medan24.86Pemain fisik yang dominan di area paint, sulit dihentikan satu lawan satu.9
Stephaun B. BranchBogor Hornbills23.50Pemegang rekor 46 poin dalam satu game musim ini.6
Joao Vitor F. Dos SantosTangerang Hawks23.00Center kuat yang juga mendominasi statistik rebound.9

Analisis Mendalam AJ Bramah: AJ Bramah dari Pacific Caesar Surabaya layak mendapatkan sorotan khusus. Dengan rata-rata 29.33 poin per game, ia tidak hanya memimpin liga dalam hal scoring, tetapi juga membawa elemen hiburan yang tinggi. Statusnya sebagai juara IBL Dunk Contest 2025 10 membuatnya menjadi favorit penggemar. Di Bandung nanti, publik tentu menantikan apakah Bramah dapat mempertahankan gelarnya dan sekaligus tampil dominan di Main Game.

Analisis Stephaun Branch: Pemain Bogor Hornbills ini adalah definisi dari “game-changer”. Ledakan 46 poin yang ia ciptakan saat melawan Pacific Caesar 6 membuktikan bahwa ia memiliki kemampuan “panas” yang bisa mengubah jalannya pertandingan dalam sekejap. Gaya mainnya yang eksplosif sangat cocok dengan format All-Star yang cepat dan menghibur.

Bintang Lokal dan Heritage: Harapan Bangsa

Selain pemain asing, panggung All-Star juga menjadi milik para pahlawan lokal. Persaingan di kategori pemain lokal (Team Merah vs Team Putih) tidak kalah sengit.

  1. Abraham Damar Grahita (Satria Muda): Sebagai salah satu guard terbaik Indonesia, Abraham adalah langganan All-Star. Ia juga berstatus sebagai juara bertahan 3-Point Contest 2025.11 Konsistensinya dalam menembak jarak jauh menjadikannya aset berharga bagi tim manapun. Bermain di kandang sendiri (Bandung Arena) akan memberikan motivasi tambahan baginya.
  2. Yudha Saputera (Prawira Bandung): Point guard lincah ini terus menunjukkan kematangan. Kecepatan dan visi bermainnya seringkali merepotkan pertahanan lawan. Sebagai representasi Prawira, ia memiliki basis pendukung yang besar di Bandung.13
  3. Lester Prosper (Dewa United) & Anthony Beane Jr (Pelita Jaya): Kategori pemain naturalisasi/heritage memberikan warna tersendiri. Prosper dengan kekuatan fisiknya di bawah ring dan Beane dengan kemampuan scoring dari perimeter adalah dua nama yang selalu masuk dalam percakapan elit liga.13

Mekanisme Acara: Lebih Dari Sekadar Pertandingan

IBL All-Star 2026 dirancang sebagai festival seharian penuh yang menyajikan berbagai bentuk hiburan basket. Tidak hanya pertandingan 5 lawan 5, acara ini juga menampilkan kontes keterampilan individu yang menguji batas kemampuan para atlet.

Slam Dunk Contest: Gravitasi yang Terabaikan

Salah satu segmen yang paling dinanti adalah Slam Dunk Contest. Kontes ini adalah panggung bagi para atlet dengan kemampuan melompat luar biasa (high-flyers) untuk memamerkan kreativitas mereka. Pada tahun 2025, AJ Bramah (Pacific Caesar) berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan pesaing-pesaing tangguh seperti Marquis Davison dan Quintin Dove.10

Tahun ini, ekspektasi penggemar sangat tinggi. Apakah Bramah akan kembali mempertahankan gelarnya? Atau akan muncul penantang baru dari deretan pemain asing anyar yang membanjiri liga? Nama-nama seperti Stephaun Branch (Hawks) dan Michael Qualls (Borneo Hornbills) juga memiliki reputasi sebagai dunker yang handal.13

3-Point Contest: Adu Akurasi Para Sniper

Di era basket modern, tembakan tiga angka adalah senjata mematikan. Kontes ini mempertemukan para penembak jitu terbaik liga. Juara bertahan Abraham Damar Grahita (Satria Muda), yang mencetak 28 poin di babak penyisihan dan 20 poin di final tahun lalu 12, akan menghadapi tantangan berat. Pesaing seperti Adonys Henriquez (Hangtuah) dan Andakara Prastawa (Pelita Jaya) dipastikan akan berusaha merebut mahkota “Raja 3 Poin”.

IBL All-Star Game: Format dan Aturan Main

Pertandingan utama biasanya mempertemukan tim yang dibagi berdasarkan hasil voting penggemar. Format yang umum digunakan adalah pembagian antara Team Merah dan Team Putih untuk pemain lokal dan heritage, serta tim khusus Foreign Stars untuk pemain asing, atau format campuran tergantung kebijakan liga tahun tersebut.14

Para pelatih yang terpilih (berdasarkan voting) akan memiliki tugas untuk meracik strategi yang menghibur namun tetap kompetitif. Tahun lalu, pelatih seperti Wahyu Widayat Jati dan Youbel Sondakh menjadi favorit dalam voting pelatih lokal.13

Cara Berpartisipasi: Voting dan Tiket

Keterlibatan penggemar adalah nyawa dari IBL All-Star. IBL memberikan wewenang penuh kepada publik untuk menentukan siapa yang berhak tampil di lapangan melalui mekanisme voting.

Panduan Voting IBL All-Star 2026

Proses voting dilakukan secara digital melalui laman resmi IBL. Penggemar diwajibkan untuk memilih pemain di setiap posisi untuk memastikan komposisi tim yang seimbang. Kategori yang harus dipilih meliputi:

  • Local Guard, Forward, Center: Memilih talenta asli Indonesia terbaik.
  • Heritage/Naturalized Player: Memilih satu pemain naturalisasi favorit.
  • Foreign Guard, Forward, Center: Memilih pemain asing terbaik di posisinya.
  • Coach: Memilih pelatih kepala yang akan memimpin tim.14

Periode voting biasanya dibuka beberapa bulan sebelum acara. Sangat penting bagi penggemar untuk memantau media sosial IBL agar tidak ketinggalan periode ini, karena setiap suara sangat menentukan nasib pemain idola mereka.

Informasi Tiket: Harga dan Kategori

Bagi Anda yang berencana menyaksikan langsung sejarah di Bandung Arena, memahami struktur harga tiket adalah langkah awal yang krusial. Tiket IBL All-Star biasanya dijual dalam beberapa fase (Early Bird, Normal Price) dan dibagi menjadi beberapa kategori tempat duduk.

Berdasarkan data harga tiket IBL All-Star 2025 dan estimasi kenaikan tahunan, berikut adalah kisaran harga tiket yang dapat dijadikan acuan 15:

Kategori TiketEstimasi Harga (Rp)Deskripsi Fasilitas
Platinum / Courtside950.000 – 1.100.000Kursi tepi lapangan (Row 1-2), akses terdekat dengan pemain, merchandise eksklusif.
VIP Bundling800.000 – 900.000Paket tiket terusan dengan posisi strategis di belakang bench pemain.
VIP Baseline450.000 – 500.000Posisi di belakang ring, memberikan sudut pandang unik saat aksi dunk.
Tribun 1 (A/B)240.000 – 275.000Tribun tingkat bawah, pandangan jelas ke seluruh lapangan.
Tribun 2 (A/B)125.000 – 175.000Tribun tingkat atas, opsi paling ekonomis namun tetap meriah.

Tiket dapat dibeli melalui platform mitra resmi seperti Loket.com atau fitur Livin’ Sukha dari Bank Mandiri.15 Disarankan untuk membeli segera setelah penjualan dibuka karena kategori Tribun dan VIP Bundling seringkali habis terjual dalam hitungan jam.

Panduan Wisata dan Akomodasi di Bandung

Menghadiri IBL All-Star 2026 di Bandung adalah kesempatan emas untuk sekaligus menikmati pesona pariwisata Kota Kembang. Bagi wisatawan luar kota, pemilihan akomodasi yang strategis sangat penting untuk menghindari kemacetan lalu lintas Bandung yang terkenal padat di akhir pekan.

Rekomendasi Hotel di Sekitar Bandung Arena (C-Tra Arena)

Venue Bandung Arena terletak di kawasan Cikutra, yang cukup dekat dengan pusat keramaian seperti Dago dan Riau. Berikut adalah rekomendasi penginapan berdasarkan ulasan dan jarak 17:

  1. Hotel Mewah (Luxury):
  • InterContinental Bandung Dago Pakar: Berjarak sekitar 3 km dari venue. Menawarkan pemandangan kota Bandung yang spektakuler dan fasilitas bintang lima. Cocok bagi Anda yang menginginkan ketenangan setelah hiruk-pikuk pertandingan.
  • Sheraton Bandung Hotel & Towers: Terletak di kawasan Dago, hotel ini menawarkan akses mudah ke venue dan pusat perbelanjaan.
  • Pullman Bandung Grand Central: Pilihan tepat bagi yang ingin menginap di pusat kota (Gedung Sate) dengan akses yang relatif mudah menuju Cikutra.
  1. Hotel Menengah (Mid-Range):
  • Mercure Bandung Nexa Supratman: Hotel bintang 4 ini memiliki lokasi yang sangat strategis di Jalan Supratman, hanya berjarak singkat berkendara ke Bandung Arena. Ulasan pengunjung memuji kebersihan dan desain modernnya.17
  • Four Points by Sheraton Bandung: Terletak di kawasan Dago, menawarkan keseimbangan antara kenyamanan dan aksesibilitas.
  1. Hotel Ekonomis (Budget):
  • ibis Styles Bandung Grand Central: Terletak dekat dengan Pullman, hotel ini menawarkan desain unik dengan harga yang lebih terjangkau.
  • Tebu Hotel Bandung: Pilihan favorit di jalan Riau, dikelilingi oleh factory outlet dan kafe-kafe kekinian. Jaraknya sekitar 2.8 km dari venue.18
  • Serela Riau Hotel: Opsi budget lainnya di kawasan Riau yang memberikan nilai (value for money) yang baik.

Kuliner dan Wisata Pendukung

Selain menonton basket, pengunjung dapat memanfaatkan waktu luang untuk menjelajahi kuliner legendaris Bandung. Kawasan sekitar Cikutra dan Pahlawan memiliki banyak opsi makanan lokal. Jangan lewatkan untuk mencoba Batagor Riri, Mie Kocok Bandung, atau bersantai di kafe-kafe di kawasan Dago Atas pada malam hari.

Inovasi Bisnis dan Masa Depan IBL

Penyelenggaraan IBL All-Star 2026 juga mencerminkan transformasi bisnis yang sedang dijalankan oleh liga. Di bawah kepemimpinan Junas Miradiarsyah, IBL terus berinovasi untuk meningkatkan brand value dan stabilitas finansial klub.

Kolaborasi Global: PartyPoker dan IBL

Salah satu langkah inovatif yang diambil IBL musim ini adalah kolaborasi dengan PartyPoker. Kemitraan ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan penggemar (fan engagement) melalui platform digital dan permainan interaktif yang menghubungkan dunia olahraga dengan hiburan digital (gaming).20 Kerjasama semacam ini membuka pintu bagi sponsor internasional untuk masuk ke pasar basket Indonesia yang sedang berkembang pesat.

Stabilitas Liga: Kualitas di Atas Kuantitas

Musim 2026 diikuti oleh 11 tim, jumlah yang berkurang dibandingkan musim sebelumnya (14 tim) setelah mundurnya beberapa klub seperti Bali United dan Bima Perkasa Jogja.21 Meskipun jumlah peserta berkurang, Direktur Utama IBL melihat ini sebagai langkah konsolidasi untuk memastikan bahwa setiap tim yang berlaga memiliki kesehatan finansial yang baik dan basis penggemar yang kuat.

Strategi ini berdampak pada kualitas pertandingan yang semakin ketat, karena sebaran pemain bintang menjadi lebih merata di antara 11 tim yang tersisa. Hal ini terlihat dari klasemen yang kompetitif dan munculnya kekuatan baru seperti Bogor Hornbills. Jangka panjangnya, IBL menargetkan pembangunan basis penggemar yang fanatik di setiap kota sebagai fondasi utama bisnis liga.21

Kesimpulan

Gelaran IBL All-Star 2026 di Bandung diproyeksikan menjadi tonggak sejarah baru bagi bola basket Indonesia. Perpaduan antara fanatisme pendukung Kota Bandung, fasilitas Bandung Arena yang telah diremajakan, serta deretan bintang lokal dan asing yang sedang dalam performa puncak, menjanjikan sebuah tontonan kelas dunia.

Bagi para penggemar, tanggal 11 April 2026 adalah hari yang wajib ditandai di kalender. Ini bukan sekadar tentang siapa yang menang atau kalah, melainkan perayaan kultur basket yang menyatukan berbagai elemen masyarakat. Persiapkan diri Anda, mulai dari berpartisipasi dalam voting, mengamankan tiket, hingga merencanakan perjalanan ke Bandung. Mari kita saksikan bersama bagaimana sejarah ditulis di atas lantai parket Bandung Arena.

Jangan lupa untuk terus memantau pembaruan terkini mengenai jadwal dan penjualan tiket melalui saluran resmi IBL. Bagikan prediksi Anda mengenai siapa yang akan menjadi MVP All-Star tahun ini di kolom komentar di bawah!

Karya yang dikutip

  1. IBL All-Star 2026 Siap Digelar di Bandung Arena – JakartaTerkini.id, diakses Februari 3, 2026, https://www.jakartaterkini.id/sport/2322258334/ibl-all-star-2026-siap-digelar-di-bandung-arena
  2. Bandung Dipilih Sebagai Tuan Rumah IBL All-Star 2026 | Republika Online, diakses Februari 3, 2026, https://news.republika.co.id/berita/t9uiy27830000/bandung-dipilih-sebagai-tuan-rumah-ibl-allstar-2026
  3. Satria Muda Dapat ‘Energi’ Baru Sambut IBL 2026, diakses Februari 3, 2026, https://sport.detik.com/basket/d-8296892/satria-muda-dapat-energi-baru-sambut-ibl-2026
  4. Dewa United pimpin klasemen sementara IBL 2026, diakses Februari 3, 2026, https://www.antaranews.com/berita/5388486/dewa-united-pimpin-klasemen-sementara-ibl-2026
  5. Hornbills Catat Rekor Awal Musim Terbaik Setelah Tundukkan RANS, diakses Februari 3, 2026, https://iblindonesia.com/news/hornbills-catat-rekor-awal-musim-terbaik-setelah-tundukkan-rans
  6. News – IBL, diakses Februari 3, 2026, https://iblindonesia.com/news
  7. Standing – IBL, diakses Februari 3, 2026, https://iblindonesia.com/games/standing
  8. Schedule – IBL, diakses Februari 3, 2026, https://iblindonesia.com/games/schedule
  9. Leaderboard – IBL, diakses Februari 3, 2026, https://iblindonesia.com/games/leaderboard
  10. AJ Bramah Juara IBL Dunk Contest 2025, diakses Februari 3, 2026, https://iblindonesia.com/news/aj-bramah-juara-ibl-dunk-contest-2025
  11. Abraham Damar Grahita Juara 3-Point Contest 2025 – IBL, diakses Februari 3, 2026, https://iblindonesia.com/news/abraham-damar-grahita-juara-3-point-contest-2025
  12. Abraham Damar Grahita rebut mahkota raja 3-Point Contest IBL All-Star – ANTARA News, diakses Februari 3, 2026, https://www.antaranews.com/video/4811541/abraham-damar-grahita-rebut-mahkota-raja-3-point-contest-ibl-all-star
  13. IBL Gopay All-Star 2025, diakses Februari 3, 2026, https://iblindonesia.com/allstar
  14. Vote – IBL, diakses Februari 3, 2026, https://iblindonesia.com/allstar/vote
  15. Nonton Langsung Pertandingan IBL All Star 2025, Beli Tiket di Livin’ Sukha! – detiksport, diakses Februari 3, 2026, https://sport.detik.com/basket/d-7868267/nonton-langsung-pertandingan-ibl-all-star-2025-beli-tiket-di-livin-sukha
  16. Informasi Harga Tiket Final IBL 2025, dan Jadwalnya | kumparan.com, diakses Februari 3, 2026, https://kumparan.com/jendela-dunia/informasi-harga-tiket-final-ibl-2025-dan-jadwalnya-25SkCp0MZ49
  17. Hotels near Gor C-Tra Arena in Neglasari – Travelocity, diakses Februari 3, 2026, https://www.travelocity.com/Gor-C-Tra-Arena-Hotels.0-l553248635998021188-0.Travel-Guide-Filter-Hotels
  18. The Best Hotels Closest to Gor C-Tra Arena in Bandung – 2026 Updated Prices | Expedia, diakses Februari 3, 2026, https://www.expedia.co.id/en/Gor-C-Tra-Arena-Hotels.0-l553248635998021188-0.Travel-Guide-Filter-Hotels
  19. Hotels near Gor C-Tra Arena Bandung, diakses Februari 3, 2026, https://www.hotels.com/de12912741/hotels-near-gor-c-tra-arena-bandung-indonesia/
  20. PartyPoker and Indonesian Basketball League (IBL) Collaborate for Exciting Sports and Gaming Integration – weareiowa.com, diakses Februari 3, 2026, https://www.weareiowa.com/article/news/local/plea-agreement-reached-in-des-moines-murder-trial/524-3069d9d4-6f9b-4039-b884-1d2146bd744f?y-news-28561311-2026-01-17-partypoker-and-indonesian-basketball-league-ibl-collaboration-sparks-new-sports-and-gaming-experiences
  21. IBL 2026 Diikuti 11 Tim, Fokus Jaga Kualitas dan Membangun Basis Penggemar, diakses Februari 3, 2026, https://www.mainbasket.com/r/22946/ibl-2026-diikuti-11-tim-fokus-jaga-kualitas-dan-membangun-basis-penggemar

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *