Table Of Content
Mengenal-8-Prioritas-Riset-Nasional-2025-Indonesia

Mengenal 8 Prioritas Riset Nasional 2025 Indonesia

oleh | Agu 28, 2025 | Sains | 0 Komentar

Apa arah masa depan sains Indonesia? Pahami 8 prioritas riset nasional 2025, dari pangan hingga AI, yang akan menentukan kemajuan bangsa kita.

Pendahuluan: Fondasi Ilmiah untuk Kedaulatan Bangsa

Pembangunan sebuah bangsa di era modern tidak dapat dilepaskan dari peran krusial riset dan inovasi. Aktivitas ilmiah bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan motor utama yang menggerakkan roda ekonomi, memperkuat kedaulatan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.1 Kesadaran akan hal ini mendorong pemerintah Indonesia untuk menempatkan riset sebagai agenda strategis nasional yang terencana dan terpadu.

Dalam konteks ini, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memegang peran sentral. Sebagai satu-satunya lembaga riset nasional, BRIN ditugaskan untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan tugas pemerintahan di bidang penelitian, pengembangan, pengkajian, penerapan, serta invensi dan inovasi secara terintegrasi.3 Pembentukan BRIN secara struktural—yang oleh ketuanya disebut sebagai “Research Mothership” atau “holding research institution”—bertujuan untuk mengintegrasikan kegiatan penelitian yang sebelumnya tersebar di berbagai kementerian dan lembaga.4 Upaya ini dirancang untuk menciptakan ekosistem riset yang solid, terkoordinasi, dan mampu bersaing di tingkat global.5

Pada tahun 2025, komitmen ini dipertegas dengan pengalokasian skema pendanaan riset senilai Rp1,8 triliun yang difokuskan pada delapan bidang prioritas nasional.6 Namun, strategi yang diusung lebih dari sekadar mengumpulkan dana dan mengintegrasikan lembaga. Terdapat sebuah perubahan paradigma yang lebih mendalam, yaitu pergeseran dari sekadar menghasilkan pengetahuan ilmiah menjadi mewujudkan hasil riset yang memiliki dampak nyata di masyarakat. Selama ini, tantangan terbesar adalah memastikan karya ilmiah dan riset tidak hanya berakhir sebagai jurnal akademis atau miniatur laboratorium, tetapi mampu menjawab tantangan pembangunan yang riil di daerah, seperti percepatan swasembada pangan, pengembangan energi terbarukan, dan penguatan ekonomi.7 Laporan ini akan mengupas tuntas delapan prioritas tersebut dan menyoroti bagaimana strategi ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara dunia akademik dan kebutuhan praktis di lapangan.

Pilar Strategis: Delapan Prioritas Riset Nasional 2025

Delapan Prioritas Riset Nasional (PRN) tahun 2025 merupakan peta jalan yang komprehensif, mencakup spektrum luas dari sektor-sektor strategis. Rincian delapan bidang fokus ini, yang juga dicantumkan dalam pedoman penelitian dan pengabdian masyarakat, dirancang untuk mendorong inovasi dan kemandirian nasional.8 Berikut adalah ringkasan kedelapan pilar strategis tersebut:

PrioritasInisiatif KunciLembaga TerkaitSumber
1. Ketahanan Pangan dan PertanianSwasembada pangan, pertanian berkelanjutan, dan inovasi berbasis teknologi.Badan Pangan Nasional, BRIN8
2. Transisi Energi, Material, dan ManufakturPemanfaatan EBT, riset nuklir, dan pengembangan material maju.Kementerian ESDM, BRIN8
3. Kesehatan dan Kemandirian Obat NasionalPengembangan vaksin dan obat, riset antikanker, dan hilirisasi produk kesehatan.Kementerian Kesehatan, BRIN8
4. Rekayasa dan Teknologi DigitalPeta jalan AI, kemandirian semikonduktor, dan tata kelola data.Kementerian Komdigi, BRIN8
5. Pertahanan dan KeamananPeningkatan industri pertahanan berbasis riset, invensi, dan inovasi.Kementerian Pertahanan, BRIN, PT Pindad, PT Len Industri8
6. KemaritimanPemanfaatan sumber daya laut, teknologi laut dalam, dan inovasi maritim.BRIN, Kementerian Kelautan dan Perikanan8
7. Industri dan HilirisasiTransformasi industri berbasis riset, hilirisasi produk, dan penciptaan lapangan kerja.Kementerian Investasi, Kemendiktisaintek8
8. Kemandirian Sosial dan BudayaPembangunan berbasis data, pemberdayaan sosial, dan riset humaniora.BRIN, MPR8

1. Ketahanan Pangan dan Pertanian

Riset dalam bidang ketahanan pangan dan pertanian menjadi prioritas utama untuk mencapai kemandirian dan swasembada pangan nasional.9 Fokus riset tidak hanya pada peningkatan hasil panen, tetapi juga pada optimalisasi seluruh rantai nilai, mulai dari produksi hingga distribusi. Berbagai inovasi teknologi diadopsi untuk mengatasi tantangan pertanian yang kompleks.

Penggunaan drone menjadi salah satu inovasi paling signifikan yang memungkinkan pemantauan lahan dari udara untuk mendeteksi hama, penyakit, dan kekurangan nutrisi secara lebih dini.17 Selain itu,

sistem irigasi cerdas dan pertanian berbasis big data memungkinkan petani untuk mengumpulkan dan menganalisis data terkait cuaca, tanah, dan pertumbuhan tanaman, sehingga pengambilan keputusan menjadi lebih tepat dan efisien.17 Penerapan

kecerdasan buatan (AI) juga berperan penting dalam memberikan rekomendasi yang presisi mengenai pemupukan dan pengendalian hama.17 Di samping itu, riset

bioteknologi diarahkan untuk menghasilkan varietas tanaman yang lebih tahan terhadap hama, penyakit, dan perubahan iklim.18

BRIN, melalui Pusat Riset Genomik dan pusat riset lainnya, mendukung ketahanan pangan dengan riset mendalam di bidang genomik untuk pengembangan bibit unggul.19 Selain itu, BRIN juga mendorong pemanfaatan sumber daya laut (ekonomi biru) untuk memperkuat ketahanan pangan, mengingat Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki potensi kelautan yang sangat besar.20

Upaya riset dan kebijakan ini menunjukkan bahwa pemerintah menyadari bahwa data adalah aset strategis yang setara dengan sumber daya alam. Rencana Aksi Badan Pangan Nasional 2025 secara eksplisit mencantumkan strategi untuk memperkuat digitalisasi dan keamanan data dan informasi pangan.9 Hal ini menunjukkan bahwa tata kelola pangan yang andal dan transparan tidak dapat diwujudkan tanpa fondasi data yang solid. Proses ini merupakan prasyarat fundamental untuk memastikan bahwa kebijakan pangan, termasuk swasembada, dapat dijalankan secara efektif dan dapat dipertanggungjawabkan.16

2. Transisi Energi, Material, dan Manufaktur

Sektor energi, material, dan manufaktur digabungkan dalam satu pilar karena ketiganya saling terkait dalam mendorong ekonomi hijau dan berkelanjutan.8 Pada sektor energi, pemerintah berkomitmen untuk mencapai target bauran energi baru dan terbarukan (EBT) sebesar 23% pada tahun 2025.21 Riset difokuskan pada pemanfaatan berbagai sumber daya EBT, termasuk panas bumi, angin, dan surya.21

Secara bersamaan, riset energi nuklir juga menjadi bagian dari strategi ini.10 BRIN telah menyiapkan peta jalan riset nuklir hingga 2029, dengan target pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) pertama di Indonesia pada tahun 2032 menggunakan teknologi

small modular reactor (SMR).10 BRIN berperan sebagai organisasi pendukung teknis untuk memastikan aplikasi teknologi nuklir yang aman dan efisien.10 Kebijakan ini menunjukkan sebuah strategi yang lebih dalam. Pemerintah menyadari bahwa EBT saja mungkin tidak cukup untuk mencapai ketahanan energi jangka panjang dan menstabilkan bauran energi nasional. Dengan memasukkan riset nuklir, Indonesia tidak hanya menanggapi isu perubahan iklim global, tetapi juga membangun kedaulatan energi yang lebih mandiri dan kuat dalam menghadapi volatilitas pasar.23

Dalam bidang material dan manufaktur, riset diarahkan pada pengembangan material maju untuk berbagai aplikasi, seperti material baterai, fuel cell, keramik fungsional, dan material suhu tinggi.24 Prioritas ini juga mengedepankan konsep

Green Manufacturing, yang berfokus pada efisiensi energi, pengurangan limbah, dan penerapan praktik berkelanjutan di seluruh siklus hidup produk.25 Fokus pada manufaktur berkelanjutan ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru dalam industri hijau, dengan proyeksi penciptaan 3,6 juta lapangan kerja baru di sektor manufaktur pada tahun 2025.28

3. Kesehatan dan Kemandirian Obat Nasional

Kesehatan telah ditetapkan sebagai prioritas utama dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.30 Riset di bidang ini bertujuan untuk memperkuat sistem kesehatan nasional, terutama dalam penanganan penyakit menular dan tidak menular, serta isu gizi seperti

stunting.7

BRIN secara aktif berfokus pada riset vaksin dan obat-obatan, termasuk pengembangan produk antikanker dari bahan alam.11 Salah satu contoh konkretnya adalah analisis aktivitas antikanker dari tanaman obat secara

in vitro.11 Sejalan dengan upaya ini, terdapat pergeseran yang signifikan dari sekadar riset dasar ke riset terapan. Sinergi riset antara BRIN dan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, misalnya, secara eksplisit berfokus pada

hilirisasi dan riset implementasi.33 Hal ini merupakan respons langsung terhadap fakta bahwa hasil riset di masa lalu seringkali tidak diterapkan di lapangan.7 Dengan kemitraan ini, ekosistem riset kesehatan diarahkan untuk menghasilkan solusi konkret yang langsung dapat menjawab masalah di komunitas, seperti optimalisasi akses layanan kesehatan di daerah tertinggal.33

4. Rekayasa dan Teknologi Digital (AI, IoT, Semikonduktor)

Pembangunan di era ini sangat bergantung pada penguasaan teknologi digital. Pemerintah Indonesia menyadari bahwa transformasi digital bukan hanya tentang adopsi, tetapi juga tentang bagaimana teknologi tersebut menjawab kebutuhan pembangunan nasional.34

Terkait kecerdasan buatan (AI), Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) berencana menyelesaikan peta jalan (roadmap) AI nasional pada Agustus 2025.12 Peta jalan ini akan menjadi pedoman strategis untuk kebijakan AI di berbagai sektor, termasuk pendidikan dan kesehatan, dengan fokus pada regulasi dan etika penggunaan AI yang bertanggung jawab.12

Sementara itu, BRIN berperan krusial dalam membangun kemandirian semikonduktor Indonesia.35 Krisis chip global telah menjadi titik balik yang mendorong BRIN meluncurkan lima strategi kunci untuk industri semikonduktor, yang mencakup pengembangan infrastruktur, sumber daya manusia, dan peta jalan riset yang jelas.36 Riset difokuskan pada pengembangan

divais sensor, sel surya, dan integrated circuit.36

Fondasi yang memungkinkan seluruh inisiatif ini adalah kedaulatan data. Dokumen resmi BRIN (Peraturan BRIN No. 2 Tahun 2025) mengatur tata kelola data riset dan inovasi yang selaras dengan inisiatif Satu Data Indonesia.37 Hal ini merupakan langkah fundamental untuk memastikan bahwa hasil riset dan inovasi, terutama yang berbasis AI dan data, dapat dipertanggungjawabkan dan berkontribusi pada perumusan kebijakan yang berbasis bukti.16

5. Pertahanan dan Keamanan

Riset di bidang pertahanan dan keamanan nasional menjadi prioritas untuk mencapai kemandirian dalam produksi alat utama sistem persenjataan (alutsista).8 Kolaborasi erat antara BRIN dan Kementerian Pertahanan menjadi kunci untuk mendorong inovasi berbasis riset di sektor industri strategis ini.13

Berbagai contoh nyata teknologi pertahanan telah dikembangkan di dalam negeri, antara lain: drone tempur dan pengintai MALE Elang Hitam yang dirancang untuk pengawasan maritim dan perbatasan 38;

Sistem Radar GCI yang dikembangkan oleh PT Len Industri untuk mendeteksi ancaman udara secara real-time 38; dan senapan serbu

SS2 buatan PT Pindad yang telah menjadi standar bagi TNI.38 Inisiatif ini menandai pergeseran strategis dari sekadar pengguna teknologi pertahanan menjadi pencipta teknologi itu sendiri, yang pada akhirnya akan memperkuat kedaulatan bangsa dan menciptakan efek berganda (multiplier effect) pada ekonomi.38

6. Kemaritiman

Sebagai negara kepulauan terbesar, Indonesia memiliki potensi maritim yang sangat besar. Riset di bidang ini difokuskan pada pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan.20 BRIN memiliki kelompok riset yang berfokus pada

teknologi laut dalam, pemanfaatan keanekaragaman hayati maritim, dan akuakultur berkelanjutan.14 Pusat Riset Perikanan BRIN memiliki berbagai kelompok riset, seperti untuk

pemuliaan ikan dan teknologi penangkapan ikan.39

Selain itu, acara Indonesia Maritime Week 2025 yang dihadiri para pemimpin industri dan inovator maritim dari seluruh Asia menjadi platform penting untuk memamerkan inovasi, termasuk teknologi smart port, logistik berbasis AI, dan green maritime technology.41 Hal ini menunjukkan bahwa prioritas maritim tidak berdiri sendiri, melainkan terintegrasi dengan sektor-sektor lain. Riset perikanan mendukung ketahanan pangan, sementara teknologi digital di pelabuhan dan kapal mendukung transformasi digital nasional. Pendekatan ini merupakan bagian dari strategi ekonomi biru yang terpadu.20

7. Industri dan Hilirisasi

Hilirisasi menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Pemerintah di bawah pimpinan Presiden Prabowo telah menetapkan 21 proyek hilirisasi strategis tahap pertama dengan total investasi USD40 miliar.15 Proyek-proyek ini mencakup berbagai sektor, mulai dari pertambangan hingga pertanian.15

Program Hilirisasi Riset Tahun 2025 yang diluncurkan oleh Kemendiktisaintek menegaskan komitmen untuk memastikan bahwa riset mampu menghadirkan inovasi yang solutif dan berdampak.43 Inisiatif ini didukung oleh program

Perguruan Tinggi Berdampak yang mendorong perguruan tinggi untuk menjadi agen perubahan yang responsif terhadap kebutuhan dan tantangan di daerah.7 Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan ekonomi makro secara langsung memicu dan mengarahkan agenda riset, memastikan bahwa aktivitas ilmiah menghasilkan produk dan solusi yang memiliki nilai tambah ekonomi.15

8. Kemandirian Sosial dan Budaya

Meskipun sering dianggap sebagai bidang yang terpisah, riset sosial dan humaniora adalah fondasi yang vital untuk keberhasilan semua prioritas lainnya. Prioritas ini berfokus pada pembangunan berbasis data untuk mengatasi masalah sosial seperti pengangguran dan stunting.7 Tanpa pemahaman mendalam tentang konteks sosial, budaya, dan perilaku masyarakat, inovasi teknologi tidak akan bisa diadopsi atau diterapkan secara efektif.

BRIN juga memainkan peran strategis dengan memfasilitasi dialog internasional dan mempromosikan kerja sama Global South.45 Simposium internasional yang diadakan BRIN menjadi ruang penting untuk membangun kembali solidaritas dan jaringan riset antarnegara berkembang, menunjukkan bahwa riset sosial dan humaniora memiliki dimensi strategis dalam diplomasi global.45 Dengan demikian, prioritas ini memastikan bahwa solusi yang ditawarkan oleh sains dan teknologi bersifat holistik dan dapat diterapkan secara efektif di tengah dinamika masyarakat yang beragam.16

Mengapa Hilirisasi Riset Menjadi Kunci?

Hilirisasi riset adalah benang merah yang mengikat kedelapan prioritas nasional tersebut. Ia adalah konsep yang mengubah hasil penelitian dari ranah teori menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.43 Para pejabat pemerintah secara konsisten menekankan bahwa riset tidak boleh “hanya berakhir sebagai jurnal akademis atau miniatur laboratorium”.7

Program seperti Kosabangsa 2025 yang diluncurkan oleh Kemendiktisaintek adalah wujud nyata dari komitmen ini, menghubungkan inovasi kampus secara langsung dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan di daerah.43 Hilirisasi bertujuan menciptakan

dampak nyata 43 dan berfungsi sebagai jembatan yang kuat antara dunia akademis, industri, dan pemerintah.5 Melalui pendekatan ini, riset dan inovasi diharapkan dapat memberikan kontribusi langsung pada pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan sosial.8

Tantangan dan Prospek: Langkah Strategis ke Depan

Meskipun telah memiliki peta jalan yang jelas, Indonesia menghadapi tantangan besar. Data dari Global Innovation Index 2019 menunjukkan bahwa peringkat inovasi Indonesia masih jauh tertinggal dibandingkan negara-negara tetangga, seperti Singapura, Malaysia, Vietnam, dan Thailand.16 Rasio belanja negara untuk penelitian dan pengembangan (GERD) terhadap PDB juga masih rendah, yaitu 0,23% pada tahun 2017.16 Tantangan lainnya termasuk keterbatasan sumber daya manusia dan birokrasi yang berpotensi menghambat implementasi riset.16

Namun, prospek ke depan terlihat cerah dengan adanya komitmen yang kuat dari pemerintah. Penguatan ekosistem riset terintegrasi melalui BRIN, kolaborasi lintas sektor, dan penekanan pada kedaulatan teknologi menunjukkan arah yang jelas. Kepala BRIN menegaskan bahwa kemerdekaan di era ini harus dimaknai sebagai kemampuan bangsa untuk mandiri dalam menciptakan teknologi, bukan hanya menjadi pengguna.2 Indonesia harus berani melompat, bukan hanya berjalan, agar tidak tertinggal dari negara lain.2

NegaraPeringkat Global Innovation Index 2019Rasio Belanja R&D/PDB (%) 2017
Singapura8Tidak Tersedia
Malaysia35Tidak Tersedia
Vietnam420,5
Thailand431
Filipina54Tidak Tersedia
Brunei71Tidak Tersedia
Indonesia850,23
Sumber: CSIS_Commentaries, 10 April 2020 16

Penutup: Komitmen untuk Mandiri Berbasis Ilmu Pengetahuan

Delapan Prioritas Riset Nasional 2025 adalah manifestasi konkret dari komitmen bangsa untuk membangun kedaulatan yang didasarkan pada ilmu pengetahuan dan teknologi. Dari ketahanan pangan hingga kemandirian sosial, setiap prioritas dirancang untuk saling mendukung dan berkontribusi pada satu tujuan besar: menjadikan Indonesia bangsa yang berdaya saing dan mandiri di panggung global.

Dengan mengarahkan riset untuk menghasilkan solusi yang berdampak nyata, pemerintah tidak hanya berinvestasi pada pengetahuan, tetapi juga pada masa depan bangsa. Seperti yang diungkapkan Kepala BRIN, “Makna kemerdekaan hari ini adalah bagaimana kita memerdekakan potensi sains dan teknologi dari berbagai hambatan, sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan rakyat”.2 Dengan pondasi yang kuat ini, Indonesia optimis mampu menghadapi tantangan global dan mewujudkan visi menjadi negara maju yang berdaulat.

Karya yang dikutip

  1. Peran Riset dan Inovasi: Kunci Pembangunan Berbasis Sains dan Teknologi di Indonesia, diakses Agustus 28, 2025, https://www.brin.go.id/news/121930/peran-riset-dan-inovasi-kunci-pembangunan-berbasis-sains-dan-teknologi-di-indonesia
  2. Makna Kemerdekaan bagi Peningkatan Ekosistem Riset dan … – BRIN, diakses Agustus 28, 2025, https://www.brin.go.id/press-release/124420/makna-kemerdekaan-bagi-peningkatan-ekosistem-riset-dan-inovasi-di-indonesia
  3. Tugas & Wewenang Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) – Ambisius Wiki, diakses Agustus 28, 2025, https://wiki.ambisius.com/lembaga-negara/badan-riset-dan-inovasi-nasional-brin/tugas–wewenang
  4. National Research and Innovation Agency – Wikipedia, diakses Agustus 28, 2025, https://en.wikipedia.org/wiki/National_Research_and_Innovation_Agency
  5. Tugas Dan Fungsi – Badan Riset dan Inovasi Nasional, diakses Agustus 28, 2025, https://brin.or.id/tugas-dan-fungsi/
  6. Pemerintah Sediakan Rp1,8 Triliun untuk Riset di 8 Bidang Prioritas Nasional, diakses Agustus 28, 2025, https://edukasi.sindonews.com/read/1603987/211/pemerintah-sediakan-rp18-triliun-untuk-riset-di-8-bidang-prioritas-nasional-1754651334
  7. Fakta Unik: Mengapa Perguruan Tinggi Berdampak Nyata Harus …, diakses Agustus 28, 2025, https://www.merdeka.com/peristiwa/fakta-unik-mengapa-perguruan-tinggi-berdampak-nyata-harus-jadi-prioritas-nasional-wamen-diktisaintek-ungkap-strategi-457942-mvk.html
  8. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Luncurkan Panduan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat 2025 – FEB Unesa, diakses Agustus 28, 2025, https://feb.unesa.ac.id/post/kementerian-pendidikan-tinggi-sains-dan-teknologi-luncurkan-panduan-penelitian-dan-pengabdian-masyarakat-2025
  9. Untitled – Badan Pangan Nasional, diakses Agustus 28, 2025, https://badanpangan.go.id/storage/app/media/020125_Laporan%20Renaksi%20NFA%202025-finalcetak.pdf
  10. Realizing Future Energy, BRIN Prepares a Research and … – BRIN, diakses Agustus 28, 2025, https://www.brin.go.id/en/news/121771/realizing-future-energy-brin-prepares-a-research-and-innovation-ecosystem-for-nuclear-energy
  11. MBKM RISET BRIN Semester Genap 2024/2025 – Magister Biologi UIN Malang, diakses Agustus 28, 2025, https://magisterbiologi.uin-malang.ac.id/mbkm-riset-brin-semester-genap-2024-2025/
  12. Komdigi Targets Completion of National AI Roadmap by … – Intimedia, diakses Agustus 28, 2025, https://intimedia.id/read/komdigi-targets-completion-of-national-ai-roadmap-by-august-2025
  13. BRIN dan Kementerian Pertahanan Gelar Temu Bisnis Industri Strategis Pertahanan Berbasis Riset dan Inovasi, diakses Agustus 28, 2025, https://www.brin.go.id/press-release/122723/brin-dan-kementerian-pertahanan-gelar-temu-bisnis-industri-strategis-pertahanan-berbasis-riset-dan-inovasi
  14. Beasiswa Doktor Untuk Talenta Riset dan Inovasi Nasional BRIN 2025 – LPDP, diakses Agustus 28, 2025, https://lpdp.kemenkeu.go.id/en/beasiswa/targeted/beasiswa-doktor-untuk-talenta-riset-dan-inovasi-nasional-brin-2025/
  15. Percepatan Hilirisasi … – Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, diakses Agustus 28, 2025, https://setkab.go.id/21-proyek-strategis/
  16. Konsep Berbasis Data: Kualitas Riset Nasional dan Inovasi Ilmuwan – BaKTINews, diakses Agustus 28, 2025, https://baktinews.bakti.or.id/artikel/konsep-berbasis-data-kualitas-riset-nasional-dan-inovasi-ilmuwan
  17. Inovasi Teknologi Pertanian yang Mengubah Cara Bertani di Indonesia, diakses Agustus 28, 2025, https://lipii.or.id/inovasi-teknologi-pertanian-yang-mengubah-cara-bertani-di-indonesia/
  18. Inovasi Teknologi Pertanian Berkelanjutan di Indonesia, diakses Agustus 28, 2025, https://lipii.or.id/inovasi-teknologi-pertanian-berkelanjutan-di-indonesia/
  19. BRIN Sambut Kunjungan NICAB Workshop: Siap Mendukung Ketahanan Pangan, diakses Agustus 28, 2025, https://brin.go.id/orpp/posts/kabar/brin-sambut-kunjungan-nicab-workshop-siap-mendukung-ketahanan-pangan
  20. BRIN Dorong Peningkatan Sumber Daya Laut, Perkuat Ketahanan Pangan – JPNN.com, diakses Agustus 28, 2025, https://www.jpnn.com/news/brin-dorong-peningkatan-sumber-daya-laut-perkuat-ketahanan-pangan
  21. Kementerian ESDM RI – Berita Unit – Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan – Pemerintah Optimistis EBT 23% Tahun 2025 Tercapai, diakses Agustus 28, 2025, https://www.esdm.go.id/id/berita-unit/direktorat-jenderal-ketenagalistrikan/pemerintah-optimistis-ebt-23-tahun-2025-tercapai
  22. BLUEPRINT PENGELOLAAN ENERGI NASIONAL 2006 2025 2006 – ESDM, diakses Agustus 28, 2025, https://www.esdm.go.id/assets/media/content/Blueprint_PEN_tgl_10_Nop_2007.pdf
  23. Riset Asing: Ekonomi RI 2025 Lebih Buruk dari Target Pemerintah – CNBC Indonesia, diakses Agustus 28, 2025, https://www.cnbcindonesia.com/news/20250305121508-4-615846/riset-asing-ekonomi-ri-2025-lebih-buruk-dari-target-pemerintah
  24. Organisasi Riset Nanoteknologi dan Material – BRIN, diakses Agustus 28, 2025, https://brin.go.id/ornm/en/pusat-riset-material-maju/page/tugas-dan-fungsi-4
  25. Call for Papers – ICSEEA 2025 [Abstract Submission Deadline: 15th October 2024] – BRIN, diakses Agustus 28, 2025, https://brin.go.id/orem/posts/pengumuman/call-for-papers-icseea-2025-abstract-submission-deadline-15th-october-2024
  26. Konsep Green Manufacturing Sebagai Inovasi Manufaktur Berkelanjutan, diakses Agustus 28, 2025, https://unair.ac.id/konsep-green-manufacturing-sebagai-inovasi-manufaktur-berkelanjutan/
  27. Manufaktur Berkelanjutan Sebagai Strategi Implementasi Teknologi CleanTech dalam Industri 4.0, diakses Agustus 28, 2025, https://industri.teknik.unimma.ac.id/manufaktur-berkelanjutan-sebagai-strategi-implementasi-teknologi-cleantech-dalam-industri-4-0/
  28. Investasi Manufaktur, Ciptakan 3,6 Juta Lapangan Kerja Baru di 2025 – Warta Ekonomi, diakses Agustus 28, 2025, https://wartaekonomi.co.id/read580624/investasi-manufaktur-ciptakan-36-juta-lapangan-kerja-baru-di-2025
  29. Investasi Sektor Manufaktur Paling Banyak Serap Tenaga Kerja – SWA, diakses Agustus 28, 2025, https://swa.co.id/read/463223/investasi-sektor-manufaktur-paling-banyak-serap-tenaga-kerja
  30. Presiden Prabowo Tegaskan Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas Utama APBN 2025, diakses Agustus 28, 2025, https://www.presidenri.go.id/siaran-pers/presiden-prabowo-tegaskan-pendidikan-dan-kesehatan-jadi-prioritas-utama-apbn-2025/
  31. Harapan Kesehatan Dunia 2025 – Itama, diakses Agustus 28, 2025, https://itama.co.id/2025/01/09/harapan-kesehatan-dunia-2025/
  32. Indikator Promkes Menurut RPJMN Kemenkes 2025-2029 – Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Timur, diakses Agustus 28, 2025, https://dinkes.acehtimurkab.go.id/media/2025.05/indikator_promkes_menurut_rpjmn_kemenkes_2025-20291.pdf
  33. Sinergi Riset Poltekkes … – Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, diakses Agustus 28, 2025, https://poltekkesjogja.ac.id/berita/sinergi-riset-poltekkes-kemenkes-yogyakarta-brin-dorong-hilirisasi-dan-inovasi-kesehatan-nasional
  34. Satu Data Indonesia Bahas Pemanfaatan AI untuk Percepatan Transformasi Digital dan Penguatan Program Prioritas Nasional, diakses Agustus 28, 2025, https://data.go.id/news/2025/07/satu-data-indonesia-bahas-pemanfaatan-ai-untuk-percepatan-transformasi-digital-dan-penguatan-program-prioritas-nasional/840
  35. Perkembangan Semikonduktor dalam Revolusi Perangkat Elektronik Modern – BRIN, diakses Agustus 28, 2025, https://www.brin.go.id/news/124348/perkembangan-semikonduktor-dalam-revolusi-perangkat-elektronik-modern
  36. BRIN Beberkan Peta Jalan Riset Demi Kemandirian Semikonduktor Indonesia, diakses Agustus 28, 2025, https://www.jurnalzone.id/brin-beberkan-peta-jalan-riset-demi-kemandirian-semikonduktor-indonesia/
  37. PERATURAN BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 2025 TENTANG TATA KELOLA DATA RISET DAN INOVASI – Peraturan BPK, diakses Agustus 28, 2025, https://peraturan.bpk.go.id/Download/379700/peraturan-brin-no-2-tahun-2025.pdf
  38. Contoh Teknologi di Bidang Pertahanan dan Keamanan di Indonesia, diakses Agustus 28, 2025, https://www.smsperkasa.com/blog/contoh-teknologi-di-bidang-pertahanan-dan-keamanan-di-indonesia
  39. Pusat Riset Perikanan – Organisasi Riset Kebumian dan Maritim …, diakses Agustus 28, 2025, https://brin.go.id/orkm/pusat-riset-perikanan/page/kelompok-rsiet
  40. Pusat Riset Perikanan – Organisasi Riset Kebumian dan Maritim | BRIN, diakses Agustus 28, 2025, https://brin.go.id/orkm/pusat-riset-perikanan/page/profil-pusat-riset
  41. Indonesia Maritime Week, diakses Agustus 28, 2025, https://indonesiamaritimeweek.com/
  42. Program – Program Details – Indonesia Maritime Week, diakses Agustus 28, 2025, https://indonesiamaritimeweek.com/program-details/
  43. Peluncuran Program Hilirisasi Riset Tahun 2025: Dorong Riset Berdampak dan Inovatif untuk Indonesia Maju, diakses Agustus 28, 2025, https://kemdiktisaintek.go.id/kabar-dikti/kabar/peluncuran-program-hilirisasi-riset-tahun-2025-dorong-riset-berdampak-dan-inovatif-untuk-indonesia-maju/
  44. Kemdiktisaintek Luncurkan Program Inisiatif Strategis Riset dan Hilirisasi Nasional 2025, diakses Agustus 28, 2025, https://kemdiktisaintek.go.id/kabar-dikti/kabar/kemdiktisaintek-luncurkan-program-insiatif-strategis-riset-dan-hilirisasi-nasional-2025/
  45. Perkuat Posisi Indonesia, BRIN Satukan Suara Global South Lewat Simposium Internasional – BRIN – Badan Riset dan Inovasi Nasional, diakses Agustus 28, 2025, https://www.brin.go.id/press-release/124231/perkuat-posisi-indonesia-brin-satukan-suara-global-south-lewat-simposium-internasional
  46. Pameran KSTI 2025: Peran Riset dan Inovasi Anak Bangsa dalam Mendukung Hilirisasi dan Industrialisasi – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, diakses Agustus 28, 2025, https://kemdiktisaintek.go.id/kabar-dikti/kabar/pameran-ksti-2025-peran-riset-dan-inovasi-anak-bangsa-dalam-mendukung-hilirisasi-dan-industrialisasi/
  47. Menristek Paparkan Lima Prioritas Riset Nasional untuk Energi Baru Terbarukan, diakses Agustus 28, 2025, https://www.presidenri.go.id/siaran-pers/menristek-paparkan-lima-prioritas-riset-nasional-untuk-energi-baru-terbarukan/
  48. Indo Defence 2025, Waka BRIN Ungkap Kontribusi Riset dan … – BRIN, diakses Agustus 28, 2025, https://www.brin.go.id/news/123459/indo-defence-2025-waka-brin-ungkap-kontribusi-riset-dan-inovasi-dalam-pengembangan-teknologi-pertahanan-nasional
  49. Mendiktisaintek Dorong Inovasi Teknologi Pertahanan, diakses Agustus 28, 2025, https://kemdiktisaintek.go.id/kabar-dikti/kabar/mendiktisaintek-dorong-inovasi-teknologi-pertahanan/
  50. Organisasi Riset Kesehatan – BRIN, diakses Agustus 28, 2025, https://brin.go.id/ork/pusat-riset-vaksin-dan-obat/page/diagnosis
  51. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan – Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas, diakses Agustus 28, 2025, https://id.wikipedia.org/wiki/Badan_Kebijakan_Pembangunan_Kesehatan

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *