Table Of Content
Bangga-5-Game-Buatan-Indonesia-Ini-Sukses-Mendunia

Bangga! 5 Game Buatan Indonesia Ini Sukses Mendunia

oleh | Agu 28, 2025 | Seni dan Kreativitas | 0 Komentar

Industri game lokal makin bersinar! Inilah 5 game buatan Indonesia yang berhasil menembus pasar global dan wajib kamu coba mainkan sekarang juga.

Pendahuluan: Gelombang Kreativitas Indonesia di Panggung Game Dunia

Panggung industri video game global adalah sebuah arena kreatif raksasa yang nilainya mencapai ratusan miliar dolar, sebuah panggung yang dahulu didominasi oleh raksasa-raksasa dari Jepang, Amerika, dan Eropa. Namun, peta kekuatan itu kini mulai berubah. Indonesia, yang selama ini dikenal sebagai salah satu pasar game terbesar di dunia, telah bertransformasi secara mengagumkan. Kita tidak lagi hanya menjadi konsumen, melainkan telah bangkit menjadi produsen konten digital kelas dunia yang karyanya diakui secara global.1

Pemilihan judul artikel ini bukanlah tanpa alasan. Kata “Bangga!” sengaja dipilih karena menyentuh langsung emosi dan sentimen nasionalisme, sebuah pendorong kuat yang memicu interaksi dan penyebaran konten di media sosial audiens Indonesia. Dengan membingkai daftar game ini sebagai sebuah perayaan pencapaian bangsa, konten ini menjadi lebih dari sekadar ulasan; ia menjadi sebuah pernyataan identitas dan kemajuan.

Kelima game yang akan dibahas dalam laporan ini bukan sekadar produk hiburan yang sukses secara komersial. Mereka adalah duta budaya yang membuktikan bahwa cerita, estetika, dan kreativitas khas Indonesia memiliki daya tarik universal yang mampu memikat audiens internasional dan memenangkan berbagai penghargaan bergengsi di panggung dunia.2 Mari kita selami lebih dalam kisah di balik lima mahakarya digital yang telah mengharumkan nama Indonesia.

Rangkuman 5 Game Kebanggaan Indonesia di Kancah Global

Untuk memberikan gambaran cepat, tabel berikut merangkum lima game fenomenal yang menjadi bukti nyata kehebatan talenta-talenta kreatif Indonesia.

Nama GameDeveloperGenrePencapaian Internasional Utama
A Space for the UnboundMojiken StudioNarrative AdventureNominasi “Games for Impact” di The Game Awards 2023 5
Coffee TalkToge ProductionsVisual Novel / Barista SimulatorMeraih Grand Jury Award di SEA Game Awards & sukses komersial global 4
DreadOutDigital HappinessSurvival HorrorDipopulerkan oleh YouTuber global PewDiePie dan membangun basis penggemar internasional 2
When the Past Was AroundMojiken StudioPoint-and-Click PuzzleMeraih “Best Visual Art” di SEA Game Awards 4
Coral IslandStairway GamesFarming SimulatorDiunduh lebih dari 500 ribu kali di Steam dan meraih berbagai penghargaan 9

Isi: Profil Mendalam 5 Mahakarya Digital Anak Bangsa

1. A Space for the Unbound: Nostalgia 90-an yang Memukau Dunia

Profil Kreator: Visi Artistik Mojiken Studio

Di balik keajaiban A Space for the Unbound adalah Mojiken Studio, sebuah developer game yang berbasis di Surabaya. Mereka dikenal luas karena kemampuannya meracik game-game dengan narasi yang kuat dan menyentuh emosi, dipadukan dengan gaya visual yang khas.10 Kesuksesan mereka juga tidak lepas dari kolaborasi erat dengan Toge Productions, yang berperan sebagai

publisher dan membantu membawa karya mereka ke panggung global, sebuah contoh nyata sinergi dalam ekosistem game indie Indonesia.11 Puncak pengakuan atas konsistensi dan kualitas mereka adalah saat dinobatkan sebagai “Game Studio of the Year” di ajang Indonesia Game Awards 2023, mengukuhkan status mereka sebagai salah satu studio paling berpengaruh di tanah air.10

Kisah dan Gameplay: Petualangan Magis di Pedesaan Indonesia

A Space for the Unbound adalah sebuah game petualangan naratif bergenre slice-of-life yang membawa pemain kembali ke suasana pedesaan Indonesia pada akhir era 90-an.2 Ceritanya berpusat pada dua sejoli SMA, Atma dan Raya, yang menjalani hari-hari mereka di tengah persahabatan, cinta, dan penemuan kekuatan supernatural yang misterius.10

Mekanik gameplay utamanya yang paling unik adalah “Spacedive”. Dengan kemampuan ini, pemain dapat masuk ke dalam alam bawah sadar karakter lain untuk mengungkap masalah terpendam mereka dan menyelesaikannya melalui serangkaian teka-teki.13 Mekanisme ini bukan sekadar fitur, melainkan sebuah representasi cerdas tentang empati dan upaya memahami orang lain dari lubuk hati mereka. Untuk menjaga alur permainan tetap segar, Mojiken Studio juga menyisipkan berbagai elemen lain seperti teka-teki lingkungan, segmen

stealth, hingga mini-game pertarungan bergaya Mortal Kombat.13

Analisis Seni & Kreativitas: Piksel Indah Penuh Makna

Kekuatan terbesar game ini terletak pada kemampuannya menyajikan sebuah cerita yang sangat spesifik secara budaya namun terasa universal secara emosional. Visualnya yang menggunakan gaya pixel art bukan sekadar pilihan retro, melainkan sebuah medium yang dieksekusi dengan sangat indah untuk membangkitkan nostalgia dan kehangatan.13 Latar tempatnya terasa sangat otentik, dipenuhi detail-detail khas Indonesia seperti jajanan lokal, minuman Es Legen, alunan musik keroncong, hingga kemeriahan festival kota yang menjadi pengenalan budaya yang subtil bagi pemain internasional.14

Di balik visualnya yang menawan, game ini berani mengangkat tema-tema berat seperti kecemasan, depresi, perundungan, dan trauma dengan cara yang sangat dewasa dan penuh harapan. Inilah yang membuatnya diakui sebagai “game yang menggugah pikiran dengan pesan pro-sosial”, membuktikan bahwa sebuah latar yang sangat lokal justru bisa menjadi jembatan untuk menyampaikan pesan kemanusiaan yang universal.11

Jejak Kesuksesan Global: Dari Japan Game Awards hingga The Game Awards

Pengakuan dunia terhadap A Space for the Unbound bukanlah isapan jempol. Game ini berhasil meraih serangkaian penghargaan internasional yang sangat prestisius, di antaranya:

  • Pemenang: Best Storytelling di SEA Game Awards 2020, penghargaan Future Division di Japan Game Awards 2022, dan puncaknya, Game of the Year di Indonesia Game Awards 2023.5
  • Nominasi: Pencapaian tertingginya adalah menjadi nomine dalam kategori “Games for Impact” di The Game Awards 2023. Ajang ini sering disebut sebagai “Oscar”-nya industri game, menempatkan karya Mojiken Studio di panggung yang sama dengan game-game raksasa dunia seperti Alan Wake 2 dan Baldur’s Gate 3.5

Kritikus internasional pun melayangkan pujian setinggi langit. Media terkemuka seperti The Guardian memberikannya skor sempurna 5/5, sementara Eurogamer dan RPGFan memberikan ulasan yang sangat positif, memperkuat statusnya sebagai salah satu game indie terbaik di dunia.5

2. Coffee Talk: Secangkir Kopi Hangat yang Menghipnotis Gamer Global

Profil Kreator: Toge Productions, Pelopor Industri Game Indie

Toge Productions bukan hanya developer di balik Coffee Talk, tetapi juga merupakan salah satu pilar utama dalam industri game indie Indonesia. Berperan ganda sebagai developer dan publisher, mereka telah banyak membantu studio-studio lain, termasuk Mojiken Studio, untuk bisa bersinar di pasar global.8 Dengan rekam jejak yang panjang, Toge Productions telah memantapkan posisinya sebagai salah satu studio paling veteran dan berpengaruh di kancah

game Asia Tenggara.8

Kisah dan Gameplay: Menjadi Barista di Dunia Fantasi Modern

Coffee Talk menawarkan sebuah pengalaman unik yang menggabungkan genre visual novel dengan simulasi meracik kopi.21 Pemain berperan sebagai seorang barista di sebuah kedai kopi di kota Seattle versi fantasi, yang hanya buka pada malam hari. Pelanggannya bukanlah manusia biasa, melainkan makhluk-makhluk fantasi seperti

elf, orc, dan putri duyung yang datang untuk berkeluh kesah tentang masalah kehidupan modern mereka.19

Yang menarik, alur cerita dalam game ini tidak ditentukan oleh pilihan dialog, melainkan oleh minuman yang disajikan oleh pemain kepada pelanggan. Hal ini membuat mekanisme inti permainan menjadi bagian integral dari narasi.19 Sebagai sentuhan kreatif, pemain juga bisa membuat

latte art di atas minuman, memberikan ruang untuk berekspresi.21

Analisis Seni & Kreativitas: Estetika Anime 90-an dan Musik Lo-Fi yang Ikonik

Jika A Space for the Unbound meraih sukses dengan merangkul budaya lokal, Coffee Talk menempuh jalur yang berbeda namun sama efektifnya. Game ini berhasil dengan sempurna mengidentifikasi dan mengeksekusi sebuah ceruk budaya global: fenomena “cozy game” yang dipadukan dengan estetika anime 90-an dan musik lo-fi chillhop.19 Kombinasi ini menciptakan atmosfer yang sangat santai dan menenangkan, yang menjadi daya tarik utamanya di mata pemain internasional.23 Musiknya bahkan menjadi sangat populer, hingga banyak pemain yang mencari dan mendengarkan

soundtrack-nya di platform seperti Spotify.26

Di balik suasananya yang nyaman, narasi game ini secara cerdas menggunakan karakter-karakter fantasi sebagai alegori untuk membahas isu-isu sosial di dunia nyata, seperti rasisme dan diskriminasi, yang menambah kedalaman cerita.21

Jejak Kesuksesan Global: Jutaan Dolar dan Pengakuan Internasional

Kesuksesan Coffee Talk terbukti secara kuantitatif dan kualitatif. Secara komersial, game ini berhasil meraup pendapatan kotor sebesar 550.000 Dolar AS hanya dalam waktu kurang dari sebulan setelah dirilis.7 Pencapaian ini semakin luar biasa karena

Coffee Talk berhasil masuk dalam daftar 20 game rilisan baru terlaris di Steam pada bulan peluncurannya, bersanding dengan judul-judul besar seperti Dragon Ball Z: Kakarot.7

Secara kritis, game ini memenangkan penghargaan paling prestisius, yaitu Grand Jury Award, di ajang SEA Game Awards.4 Sambutan dari para pemain di seluruh dunia juga sangat positif, terbukti dari ulasan “Overwhelmingly Positive” (Sangat Positif Luar Biasa) dalam beberapa waktu terakhir dan “Very Positive” (Sangat Positif) secara keseluruhan dari ribuan pemain di Steam.22

3. DreadOut: Horor Lokal yang Membuat YouTuber Dunia Menjerit

Profil Kreator: Digital Happiness, Maestro Horor dari Bandung

Digital Happiness adalah studio game asal Bandung yang didirikan pada tahun 2013 oleh Rachmad Imron.28 Mereka adalah bukti kekuatan komunitas dan visi yang kuat. Sebelum meraih ketenaran, proyek

DreadOut dimulai dari sebuah kampanye crowdfunding di platform Indiegogo. Kampanye tersebut berhasil mengumpulkan dana lebih dari 29.000 Dolar AS, menunjukkan adanya minat dan dukungan internasional bahkan sejak tahap awal pengembangan.29 Sejak saat itu, Digital Happiness terus fokus menggarap genre horor dan berhasil membangun sebuah waralaba yang solid di sekitar seri

DreadOut.28

Kisah dan Gameplay: Melawan Hantu Nusantara Bermodal Smartphone

DreadOut adalah game survival horror dari sudut pandang orang ketiga yang banyak terinspirasi dari seri klasik Jepang, Fatal Frame.31 Pemain mengendalikan Linda, seorang siswi SMA yang terjebak di sebuah kota terbengkalai bersama teman-temannya. Mekanisme utamanya sangat unik dan relevan dengan era modern: Linda harus menggunakan kamera

smartphone-nya untuk melihat dan melawan hantu-hantu khas Indonesia, seperti Kuntilanak dan Pocong.31 Penggunaan gawai modern sebagai senjata ini membuat teror terasa lebih personal dan dekat dengan keseharian pemain.

Game ini juga memperkenalkan mekanik kematian yang khas bernama “Limbo”. Ketika karakter mati, pemain tidak langsung mengulang dari checkpoint, melainkan terlempar ke sebuah dimensi gelap di mana mereka harus berlari menuju cahaya untuk kembali hidup. Fitur ini semakin memperkuat atmosfer supernatural permainan.31

Analisis Seni & Kreativitas: Diplomasi Budaya Melalui Mitologi Horor

DreadOut adalah contoh sempurna bagaimana elemen budaya yang sangat spesifik dapat menjadi daya tarik utama di pasar global. Game ini secara efektif menjadikan mitologi, hantu, dan legenda urban Indonesia sebagai nilai jual utamanya.9 Bagi audiens internasional,

DreadOut berfungsi sebagai jendela yang memperkenalkan mereka pada dunia mitologi horor yang kaya dan mungkin belum pernah mereka temui sebelumnya.31

Dengan cara ini, game tersebut berperan sebagai sebuah bentuk “diplomasi budaya”, mengekspor cerita hantu Nusantara ke panggung dunia. Latar tempat di kota mati dan karakter utama yang mengenakan seragam SMA khas Indonesia semakin menambah keaslian budayanya.33 Terkadang, developer melakukan adaptasi kreatif dengan sedikit mengubah beberapa aspek cerita rakyat agar hantunya terasa lebih menyeramkan bagi audiens global, sebuah langkah cerdas dalam lokalisasi konten.34

Jejak Kesuksesan Global: Efek “PewDiePie” dan Basis Penggemar Internasional

Popularitas global DreadOut meledak secara eksponensial berkat fenomena yang dikenal sebagai “Efek PewDiePie”. Ketika game ini dimainkan oleh Felix Kjellberg alias PewDiePie, yang pada saat itu merupakan streamer game paling terkenal di dunia, DreadOut langsung mendapatkan sorotan dari jutaan penonton di seluruh dunia.2 Momen ini menjadi katalisator krusial yang menjembatani produk budaya Indonesia dengan pasar

game arus utama.

Bukti kesuksesannya terlihat jelas dari basis penggemarnya yang tersebar di berbagai negara. Di platform Steam, DreadOut menerima ulasan “Mostly Positive” (Sebagian Besar Positif) dari ribuan pengguna yang menulis dalam berbagai bahasa, termasuk Inggris, Mandarin, dan Rusia.35 Secara finansial,

game ini diperkirakan menghasilkan pendapatan sekitar 500.000 Dolar AS, sebuah pencapaian yang sangat signifikan bagi tim indie dari Indonesia pada masanya.36

4. When the Past Was Around: Puzzle Puitis Tanpa Kata yang Menyentuh Hati

Profil Kreator: Sentuhan Magis Mojiken Studio

Mojiken Studio kembali menunjukkan kelasnya dengan When the Past Was Around. Jika A Space for the Unbound adalah sebuah epik naratif yang luas, game ini adalah sebuah puisi visual yang ringkas, padat, dan sama-sama menguras emosi.37 Kehadiran dua

game dengan pendekatan yang sangat berbeda dalam daftar ini membuktikan jangkauan artistik dan versatilitas yang luar biasa dari studio asal Surabaya tersebut.

Kisah dan Gameplay: Memecahkan Teka-Teki Kenangan Cinta dan Kehilangan

When the Past Was Around adalah sebuah petualangan puzzle point-and-click yang singkat namun sangat menyentuh.37 Keunikannya terletak pada metode penceritaannya. Kisah tentang cinta, kehilangan, dan proses melepaskan masa lalu diceritakan sepenuhnya tanpa dialog atau teks, hanya mengandalkan kekuatan gambar dan musik.38

Gameplay-nya berpusat pada pemecahan teka-teki bergaya escape room, di mana pemain harus berinteraksi dengan objek di lingkungan sekitar untuk membuka kenangan dan melanjutkan perjalanan emosional sang protagonis, Eda, bersama kekasihnya, The Owl.38

Analisis Seni & Kreativitas: Seni Lukis Tangan dan Melodi Biola yang Bercerita

Dengan meniadakan dialog, Mojiken Studio berhasil menciptakan sebuah karya yang melampaui batas-batas bahasa. Cerita universal tentang cinta dan kehilangan dikomunikasikan melalui dua bahasa yang paling universal: seni visual dan musik. Gaya seni lukis tangan yang indah dari seniman Brigitta Rena menjadi pusat dari pengalaman ini.37 Setiap adegan terasa seperti sebuah lukisan yang hidup.

Musik juga memegang peranan naratif yang krusial. Alunan biola yang atmosferik tidak hanya menjadi latar, tetapi juga menjadi benang merah yang menghubungkan setiap kenangan. Bahkan, beberapa teka-teki dalam game ini berbasis musik, mengintegrasikan soundtrack ke dalam gameplay secara langsung.38

Game ini adalah contoh utama bagaimana video game dapat menjadi sebuah medium seni yang kuat, di mana setiap elemennya berpadu untuk menciptakan dampak emosional yang mendalam.38

Jejak Kesuksesan Global: Memenangkan Penghargaan Seni Visual Bergengsi

Keunggulan artistik When the Past Was Around mendapatkan pengakuan formal di tingkat internasional. Game ini berhasil memenangkan penghargaan “Best Visual Art” di ajang SEA Game Awards 2021, sebuah bukti sahih atas keunggulan visualnya di panggung regional.4 Selain itu,

game ini juga mendapatkan sambutan yang sangat hangat dari pemain global, dengan meraih rating “Overwhelmingly Positive” di Steam dari lebih dari 1.500 ulasan berbahasa Inggris.37 Berbagai media internasional juga memuji keindahan dan kekuatan emosionalnya, mengukuhkan posisinya sebagai sebuah permata dari kancah

indie.37

5. Coral Island: Pesona Harvest Moon dari Tanah Yogyakarta

Profil Kreator: Stairway Games dan Impian Pulau Tropis

Dari Yogyakarta, muncul Stairway Games, developer di balik Coral Island.9 Keberanian mereka patut diacungi jempol. Alih-alih menciptakan genre baru, mereka terjun ke dalam genre simulasi pertanian yang sangat kompetitif dan telah memiliki banyak penggemar setia. Langkah ini menunjukkan ambisi, kepercayaan diri, dan kemampuan teknis yang tinggi untuk bersaing di level global.

Kisah dan Gameplay: Membangun Pertanian Impian di Surga Tropis

Coral Island adalah game simulasi kehidupan dan pertanian yang terinspirasi dari seri klasik seperti Harvest Moon dan Stardew Valley.9 Pemain diberi kebebasan untuk meninggalkan kehidupan kota dan memulai lembaran baru di sebuah pulau tropis. Aktivitas utamanya meliputi bercocok tanam, beternak, menjalin hubungan dengan para penduduk kota, dan menjelajahi keindahan pulau, termasuk menyelami lautan untuk merevitalisasi terumbu karang.9

Analisis Seni & Kreativitas: Representasi Keindahan Alam dan Budaya Indonesia

Di tengah ramainya game simulasi pertanian, Coral Island berhasil menemukan celah untuk bersinar. Kuncinya adalah “infusi budaya”. Stairway Games mengambil formula gameplay yang sudah dikenal dan dicintai secara global, lalu memberinya sentuhan yang segar dan unik dengan latar dunia yang terinspirasi dari keindahan alam tropis Asia Tenggara, khususnya Indonesia.

Estetika visualnya yang cerah, arsitektur bangunan yang khas, serta keragaman flora dan fauna tropis memberikan nuansa yang berbeda dari kebanyakan game sejenis yang biasanya berlatar di daerah beriklim sedang. Pilihan latar ini tidak hanya membuat game ini menonjol secara visual, tetapi juga menarik bagi pemain yang mencari pengalaman baru dalam genre yang mereka sukai.

Jejak Kesuksesan Global: Sambutan Hangat Komunitas Global di Steam

Strategi infusi budaya ini terbukti sangat berhasil. Coral Island mendapatkan sambutan yang luar biasa dari komunitas game global. Metrik utamanya adalah angka unduhan yang telah mencapai lebih dari 500.000 kali di platform Steam, sebuah angka yang fantastis untuk sebuah game indie.9

Game ini juga dilaporkan telah menerima berbagai penghargaan internasional atas gameplay dan desain karakternya yang menarik.9 Di dalam negeri, kualitasnya juga diakui dengan menjadi salah satu nomine di ajang Indonesia Game Awards 2023.16

Penutup: Masa Depan Cerah Industri Game Indonesia

Kelima game ini menunjukkan bahwa tidak ada satu jalan tunggal menuju kesuksesan global. Masing-masing menempuh strategi yang berbeda namun sama-sama efektif: narasi hiper-lokal dari A Space for the Unbound, penargetan ceruk global dari Coffee Talk, kekuatan horor budaya yang diperkuat oleh influencer dari DreadOut, penceritaan artistik tanpa kata dari When the Past Was Around, dan infusi budaya ke dalam formula yang sudah ada dari Coral Island.

Keberhasilan mereka bukanlah serangkaian kebetulan, melainkan sebuah tren yang jelas dan menjadi penanda kematangan industri game Indonesia. Ini adalah bukti dari potensi kreatif yang luar biasa yang dimiliki oleh talenta-talenta di seluruh nusantara.16 Sebagai penikmat

game dan sebagai bangsa, sudah selayaknya kita merasa bangga dan terus memberikan dukungan.

Mari dukung industri game lokal dengan membeli dan memainkan karya-karya mereka. Bagikan artikel ini untuk menyebarkan kabar baik ini, dan jangan ragu untuk menyebutkan game buatan Indonesia favorit Anda di kolom komentar. Mari bersama-sama merayakan gelombang kreativitas Indonesia yang kini telah mendunia.

Karya yang dikutip

  1. Digital Happiness | CompassList, diakses Agustus 28, 2025, https://www.compasslist.com/startups/digital-happiness
  2. Inilah 5 Judul Game Lokal Indonesia yang Telah Mendunia – KINCIR.com, diakses Agustus 28, 2025, https://kincir.com/game/judul-game-lokal-indonesia-yang-mendunia/
  3. Keren Banget! 6 Game Indonesia Raih Penghargaan di SEA Game Awards 2024 – detikInet, diakses Agustus 28, 2025, https://inet.detik.com/games-news/d-7571354/keren-banget-6-game-indonesia-raih-penghargaan-di-sea-game-awards-2024
  4. Four Indonesian Game Developers Win SEA Game Awards – KOMPAS.com, diakses Agustus 28, 2025, https://go.kompas.com/read/2021/11/24/195529874/four-indonesian-game-developers-win-sea-game-awards
  5. A Space for the Unbound – Wikipedia, diakses Agustus 28, 2025, https://en.wikipedia.org/wiki/A_Space_for_the_Unbound
  6. A Space for the Unbound Masuk Nominasi Games for Impact di The Game Awards 2023, diakses Agustus 28, 2025, https://www.liputan6.com/tekno/read/5452713/a-space-for-the-unbound-masuk-nominasi-games-for-impact-di-the-game-awards-2023
  7. Coffee Talk Rakes In US$550,000 Less Than A Month Following Release, diakses Agustus 28, 2025, https://sea.ign.com/coffee-talk/157966/news/coffee-talk-rakes-in-190000-less-than-a-month-following-release
  8. Top 9 Developer Game Indonesia yang Mendunia – Telkomsel, diakses Agustus 28, 2025, https://www.telkomsel.com/jelajah/jelajah-lifestyle/top-9-developer-game-indonesia-yang-mendunia-ih
  9. 7 Game Indonesia yang Mendunia, Bikin Bangga! – JETE Indonesia, diakses Agustus 28, 2025, https://jete.id/game-indonesia-yang-mendunia/
  10. Mojiken Studio Wins Big at Indonesia Game Awards 2023 with A Space for the Unbound, diakses Agustus 28, 2025, https://sea.ign.com/igdx/207526/news/mojiken-studio-wins-big-at-indonesia-game-awards-2023-with-a-space-for-the-unbound
  11. Indonesian Adventure Game “A Space for the Unbound” Nominated for The Game Awards 2023 | The Indonesian Anime Times by KAORI Nusantara, diakses Agustus 28, 2025, https://www.kaorinusantara.or.id/english/19850/indonesian-adventure-game-a-space-for-the-unbound-nominated-for-the-game-awards-2023
  12. Mojiken Studio “A Space for the Unbound’ got nominated at The Game Awards 2023., diakses Agustus 28, 2025, https://www.reddit.com/r/indonesia/comments/17ug8uz/mojiken_studio_a_space_for_the_unbound_got/
  13. A Space for the Unbound Review – RPGFan, diakses Agustus 28, 2025, https://www.rpgfan.com/review/a-space-for-the-unbound/
  14. A Space for the Unbound review | Adventure Game Hotspot, diakses Agustus 28, 2025, https://adventuregamehotspot.com/review/351/a-space-for-the-unbound
  15. A Space for the Unbound Review – TechRaptor, diakses Agustus 28, 2025, https://techraptor.net/gaming/reviews/space-for-unbound-review
  16. Indonesia Game Awards 2023: Gaming Brilliance Takes Center Stage – Virtual SEA, diakses Agustus 28, 2025, https://virtualseasia.com/indonesia-game-awards-2023-gaming-brilliance-takes-center-stage/
  17. amostagreeablepastime.com, diakses Agustus 28, 2025, https://amostagreeablepastime.com/2023/01/19/a-space-for-the-unbound-is-out-today-and-its-fantastic/#:~:text=It’s%20the%20first%20game%20I,to%20use%20in%20various%20ways.
  18. A Space for the Unbound Reviews – OpenCritic, diakses Agustus 28, 2025, https://opencritic.com/game/14202/a-space-for-the-unbound
  19. Coffee Talk – Toge Productions, diakses Agustus 28, 2025, https://www.togeproductions.com/project/coffee-talk/
  20. ‘Coffee Talk’ director on how to market PC games – ContentGrip, diakses Agustus 28, 2025, https://www.contentgrip.com/coffee-talk-fahmitsu-game-marketing/
  21. Coffee Talk (video game) – Wikipedia, diakses Agustus 28, 2025, https://en.wikipedia.org/wiki/Coffee_Talk_(video_game)
  22. Coffee Talk on Steam, diakses Agustus 28, 2025, https://store.steampowered.com/app/914800/Coffee_Talk/
  23. Coffee Talk is a wholesome game about a barista for orcs and elves | PC Gamer, diakses Agustus 28, 2025, https://www.pcgamer.com/coffee-talk-is-a-wholesome-game-about-a-barista-for-orcs-and-elves/
  24. Coffee Talk (Demo) by Toge Productions, diakses Agustus 28, 2025, https://togeproductions.itch.io/coffee-talk-demo
  25. Coffee Talk Review – IGN Southeast Asia, diakses Agustus 28, 2025, https://sea.ign.com/coffee-talk-pc/157262/feature/coffee-talk-review
  26. There is a very cozy game called ‘Coffee Talk’ that I really like. It’s hardly a game really, which isn’t a complaint . You serve coffee to different fantasy characters in a coffee shop and listen to their problems. That description probably doesn’t do it justice . Would recommend : – Reddit, diakses Agustus 28, 2025, https://www.reddit.com/r/CozyFantasy/comments/11cr1gk/there_is_a_very_cozy_game_called_coffee_talk_that/
  27. Review: Coffee Talk – Gamer Escape, diakses Agustus 28, 2025, https://gamerescape.com/2020/01/28/review-coffee-talk/
  28. Digital Happiness – Wikipedia, diakses Agustus 28, 2025, https://en.wikipedia.org/wiki/Digital_Happiness
  29. DreadOut – Wikipedia, diakses Agustus 28, 2025, https://en.wikipedia.org/wiki/DreadOut
  30. Digital Happiness – Steam Developer, diakses Agustus 28, 2025, https://store.steampowered.com/developer/DH/
  31. Review: DreadOut Remastered Collection – Rectify Gaming, diakses Agustus 28, 2025, https://www.rectifygaming.com/review-dreadout-remastered-collection/
  32. DreadOut’s Folklore, Fear, and Future – YouTube, diakses Agustus 28, 2025, https://www.youtube.com/watch?v=2pDRgLZHX0M
  33. 5 Game Buatan Indonesia, Salah Satunya Mirip Harvest Moon | IDN Times, diakses Agustus 28, 2025, https://www.idntimes.com/tech/games/5-game-buatan-indonesia-salah-satunya-mirip-harvest-moon-01-cpj5v-v0jm35
  34. THE CHANGES OF INDONESIAN FOLKLORE IN DREADOUT HORROR GAME FRANCHISE BY DIGITAL HAPPINESS UNDERGRADUATE THESIS BY YOGA ANANDA F – Universitas Brawijaya, diakses Agustus 28, 2025, https://repository.ub.ac.id/185664/1/YOGA%20ANANDA%20FIRMANSYAH.pdf
  35. DreadOut on Steam, diakses Agustus 28, 2025, https://store.steampowered.com/app/269790/DreadOut/
  36. DreadOut game revenue and stats on Steam, diakses Agustus 28, 2025, https://games-stats.com/steam/game/dreadout/
  37. When The Past Was Around on Steam, diakses Agustus 28, 2025, https://store.steampowered.com/app/1164050/When_The_Past_Was_Around/
  38. When the Past Was Around review | Adventure Gamers, diakses Agustus 28, 2025, https://adventuregamers.com/article/when-the-past-was-around
  39. When the Past Was Around Review – Gaming Respawn, diakses Agustus 28, 2025, https://gamingrespawn.com/amp/reviews/52131/when-the-past-was-around-review/
  40. www.metacritic.com, diakses Agustus 28, 2025, https://www.metacritic.com/game/when-the-past-was-around/#:~:text=The%20visuals%2C%20artwork%20and%20music,this%20game%20a%20magical%20experience.&text=GameMAG-,When%20the%20Past%20was%20Around%20is%20a%20very%20atmospheric%20and,away%20after%20time%20and%20years.
  41. Dari karya lokal hingga hits global: Merayakan aplikasi dan game terbaik di Indonesia sepanjang 2024, diakses Agustus 28, 2025, https://blog.google/intl/id-id/products/platforms/dari-karya-lokal-hingga-hits-global-merayakan-favorit-indonesia-di-google-play-2024/

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *